TERJEBAK DALAM RASA MEMILIKI
Dalam kehidupan ini, setiap orang, setiap manusia, setiap individu selalu mempunyai kecenderungan rasa memiliki akan sesuatu. Seorang anak bangga dengan baju yang baru saja orang tuanya berikan kepadanya, seorang ibu yang senang dan bangga dengan anaknya, seorang pria yang begitu gembira mempunyai seorang istri yang cantik, seorang anak muda yang bangga mempunyai seorang kekasih. Seorang petani yang senang dengan hasil panennya dan masih banyak lagi kesenangan, kegembiraan, dan kebanggaan akan memiliki suatu hal.
Ternyata kita lupa bahwa semua yg diberikan kepada kita itu adalah titipan dari yang Maha Kuasa, Maha Memiliki. sehingga pada suatu saat kenikmatan itu diambil, kita merasa kehilangan, merasa semuanya hancur, direbut, merasa tidak diadili dan lain sebagainya.
Seorang anak yang diberikan mainan oleh orang tuanya, akan berbeda respon dengan seorang anak yg hanya dititipi mainan oleh orang tuanya. Sehingga ketika suatu waktu orang tuanya mengambil kembali mainan itu anda bisa tebak siapa yang merasa paling kehilangan.
Kita sering sekali tidak sadar bahwa semua kenikmatan yang diberikan kepada kita itu semuanya adalah titipan. termasuk diri kita sendiri. kita sering sekali lupa baju baru yang baru saja dibeli, mobil baru, rumah baru yang baru saja kita miliki adalah titipan. Pantas jika terjadi sesuatu pada apa yang menjadi miliki kita sangat merasa kesal, merasa jengkel merasa kecewa.
Seharusnya, apapun kenikmatan yang kita merasa terima kita sikapi dengan jujur dan sadar bahwa semua ini adalah titipan yang Allah berikan. jika kita sudah terbiasa menyikapi semua hal seperti itu hidup kita akan merasa tenang, merasa nyaman, kita merasa tidak memiliki apa apa selain yang Allah titipkan dan amanahkan kepada kita. Dan ketika suatu ketika kenikmatan itu diambil, kita tidak merasa kecewa, tidak merasa sedih. Karena semua milik Allah dan Allah berhak mengambil itu kapanpun Allah mau.
Kita harus mulai belajar melatih diri kita untuk terus menyikapi segala sesuatu apapun kenikmatan nya dengan bersyukur dan sadar bahwa ini hanya titipan.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua, komentar jika ada salah dalam penyampaian. terimakasih wassalamualaikum wr. wb
Komentar
Posting Komentar